Do'a, dari 'Abdullah bin Mas'ud,
Islam itu indah, agama Rahmat bagi semesta alam, pembawa keselamatan bagi siapapun yang menaatinya
Sabtu, 15 Juni 2024
DO'A
Senin, 03 Juni 2024
KEUTAMAAN SURAH AL IKHLAS
Surah Al-Ikhlas (surah ke-112), ayat 1-4
Dari Ubay ibnu Ka'b, bahwa orang-orang musyrik berkata kepada Nabi (shallallahu 'alaihi wasallam) ”Hai Muhammad, gambarkanlah kepada kami tentang Tuhanmu. Maka Allah menurunkan firman-Nya: Katakanlah,"Dialah Allah Yang Mahaesa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan-Nya."(Al-Ikhlas: 1-4)
Dari Aisyah r.a.(menceritakan), bahwa Nabi (shallallahu 'alaihi wasallam) mengangkat seorang lelaki sebagai pemimpin suatu pasukan khusus untuk suatu tugas. Dan lelaki itu menjadi imam salat dari para sahabatnya dan ia selalu mengakhiri bacaan salatnya dengan surat Al-Ikhlas. Setelah pasukan khusus itu pulang, mereka (para pasukan), menceritakan hal itu kepada Nabi (shallallahu 'alaihi wasallam)., maka Nabi (shallallahu 'alaihi wasallam) bersabda, "Tanyakanlah kepadanya (kepada pemimpin pasukan itu), mengapa dia melakukan hal itu (mengapa dia selalu membaca surat Al Ikhlas)," lalu mereka bertanya kepadanya, dan ia menjawab, "Karena di dalamnya disebutkan sifat Tuhan Yang Maha Pemurah, dan aku suka membacakannya dalam salatku (uhibu 'an 'aqra'aha fi salati)". Setelah hal itu disampaikan kepada Nabi (shallallahu 'alaihi wasallam)., maka beliau (shallallahu 'alaihi wasallam)bersabda:
Riwayat lain menyebutkan, ,.. lalu beliau (shallallahu 'alaihi wasallam) bertanya, "Hai Fulan, apakah yang mencegahmu hingga tidak mau melakukan apa yang diminta oleh teman-temanmu (untuk membacakan surah lain selain surat Al Ikhlas?), dan mengapa engkau selalu menetapi (selalu membaca surat Al Ikhlas) ini dalam (sholat)mu?" Lelaki itu menjawab, "Aku menyukainya (أحبها)" Maka Nabi (shallallahu 'alaihi wasallam) bersabda:
(Diringkas dari tafsir Ibnu Katsir Surah Al Ikhlas).
Kamis, 30 Mei 2024
HATI ITU ADA 4 MACAM
Hati itu ada empat macam; hati yang bersih ia seperti lentera yang bercahaya, hati yang tertutup ia terikat dengan tutupnya, hati yang sakit dan hati yang terbalik.
Adapun hati yang bersih adalah hatinya orang beriman, ia seperti lentera yang bercahaya, sedangkan hati yang tertutup adalah hatinya orang kafir, hati yang sakit adalah hati orang munafik, ia mengetahui yang baik namun ia mengingkari, dan hati yang terbalik adalah hati yang di dalamnya ada iman dan nifak, contoh keimanan di situ adalah seperti tanah yang dapat memberikan air yang bersih, sedangkan nifak adalah seperti bisul, di dalamnya hanya nanah dan darah, maka di antara keduanya yang paling kuat ia akan mengalahkan lainnya. (HR Ahmad)
Rabu, 22 Mei 2024
SETAN MENGIKAT KETIKA KITA TIDUR
Nabi Sallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
"Dari Abu Hurairah رضي الله عنه : Bahwa Rasulullah bersabda, yang maksudnya: Setan mengikat tiga tali ikatan di atas tengkuk kepala seseorang dari kalian saat dia tidur, setan mengencangkan ikatan tersebut (sambil berkata): Malam masil panjang maka tidurlah. Jika dia bangun dan mengingat Allah maka lepaslah satu tali ikatan. Jika kemudian dia berwudhu maka lepaslah tali yang kedua, dan jika ia mendirikan shalat 191 lepaslah satu tali ikatan, dan pada pagi harinya ia akan merasakan semangat dan jiwa yang tentram. Namun bila dia tidak melakukan itu, maka pagi itu jiwanya tidak tentram dan ia merasa malas." [HR. Bukhari No. 1142]
Sabtu, 18 Mei 2024
BACAAN SHOLAT
Bacaan Sholat :
Doa iftitah
artinya.
("Ya Allah, jauhkanlah antara diriku dan di antara kesalahan- kesalahanku sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dan barat.
Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahan-kesalahan sebagaimana dibersihkannya kain putih dari kotoran.
Ya Allah, cucilah kesalahan- kesalahanku dengan air, salju dan embun.")
Atau
وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ.
Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan dan kepasrahan diri, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang menyekutukan-Nya.
Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, yang tiada satu pun sekutu bagi-Nya, dan begitulah aku diperintahkan dan aku adalah orang yang pertama-tama berserah diri (muslim).
(HR. Muslim)
Surah Al Fatihah
Surah Al-Kafirun,
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
2. Aku tidak akan menyembah apa yang kalian sembah.
3. Dan kalian bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.
4. Dan aku tidak pernah men]adi penyembah apa yang kalian sembah,
5. Dan kalian tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.
6. Untuk kalianlah agama kalian, dan untukkulah agamaku.”
2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
3. Dia tiada beranak dan tiada pula-diperanakkan,
4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.”
Bacaan rukuk
Atau
Atau
Bacaan I'tidal
Atau
Do'a Sujud
Atau
Doa duduk di antara dua sujud
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاجْبُرْنِي وَاهْدِنِي وَارْزُقْنِي .
("Ya Allah ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupilah aku, tunjukilah aku, dan berilah aku rizki".)
Atau
رب اغفر لي وَارْحَمْنِي واجبرني وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِي
وَاهْدِنِي وَعَافِنِي وَاعْفُ عَنِّى .
(Rabbigfirlii, warham nii, wajburnii, warfa'nii, warzuknii, wah sinii, wa'afinii, wa'fu 'anniv)
"Ya Allah ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupilah aku, tinggikanlah derajatku, berilah aku rizeki, berilah petunjuk kepadaku, sehatkanlah aku dan maafkanlah kesalahan-kesalahanku."
Doa tasyahud :
التَّحِيَّاتُ لِله والصلوات والطيبات السَّلامُ عَلَيْكَ أَيُّها النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاتُهُ السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى . عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أن لا إله إلا الله وأشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.
("Segala kehormatan, kebahagiaan dan kebagusan adalah kepunyaan Allah, Semoga keselamatan bagi Engkau ya Nabi Muhammad beserta rahmat dan keberkahan Allah. Mudah- mudahan keselamatan juga bagi kita sekalian dan hamba-hamba Allah yang baik-baik. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba Allah dan utusan-Nya".)
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَالِ إِبْرَاهِيمَ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَالِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَآلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.
("Ya Allah, limpahkanlah kemurahan-Mu kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah limpahkan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya, berkahilah Nabi Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau telah berkahi Nabi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau yang Maha Terpuji dan Maha Mulia".)
Atau do'a tasyahud :
[15/5, 09.11] usman s: Atau doa Tahiyat :
التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ , أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ ,
[Segala penghormatan, keberkahan, salawat dan kebaikan hanya bagi Allah. Semoga salam sejahtera selalu tercurahkan kepadamu wahai nabi, demikian pula rahmat Allah dan berkah-Nya dan semoga salam sejahtera selalu tercurah kepada kami dan hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ وَعَلَى ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
[Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana engkau telah memberikan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Ya Allah, berilah keberkahan kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana engkau telah memberikan keberkahan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Demi alam semesta, sesungguhnya engkau maha terpuji lagi maha mulia.
Doa sesudah Tasyahud awal
اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْماً كَثِيراً وَلاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ. فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنِي، إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
("Ya Allah, sesungguhnya aku telah mendzalimi diriku dengan kezaliman yang banyak. Tiada sesiapa yang dapat mengampunkan dosa-dosa melainkan Engkau, maka ampunilah bagiku dengan keampunan daripada-Mu dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkau maha pengampun lagi maha penyayang.")
Doa sesudah tasyahud akhir
اللهم إِنِّي أَعُوذُبِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ
("Ya Allah aku berlindung kepada Engkau dari siksa Neraka Jahannam dan siksa kubur, begitu juga dari fitnah hidup dan mati, serta dari jahatnya fitnah dajjal (pengembara yang dusta)".
Sabtu, 04 Mei 2024
KATA KATA BERMAKNA
Tak Masalah Pilihan kita kalah, yang penting pilihan kita tidak salah (Buya Hamka)
Menang belum tentu mulia,
Kalah belum tentu hina.
Tapi curang sudah pasti celaka.
Allah berfirman :
وَيْلٌ لِلْمُطَفِّفِينَ
Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang, (Qs. Al-Muthaffifin, ayat 1).
Kalau Menang (dalam suatu kompetisi) dengan cara yang benar dan baik, benar (sesuai aturan dan tidak melanggar etika, tata krama, akhlak), dan baik (bermanfaat), maka bisa disebut Menang secara terhormat atau Menang Mulia.
Tapi kalau kalah dengan cara curang, melanggar hukum dan etika maka itu menang tapi hina dan tak berguna.
Begitu pun kalau Kalah dengan cara yang benar dan baik, maka disebut kalah terhormat alias Mulia.
Tapi kalau kalah dengan menempuh cara-cara yang curang, melanggar hukum dan etika, maka itu kalah terhina pula.
Maka lebih baik kalah terhormat dari pada menang tapi terhina.
Begitu pula dengan Kaya.
Kaya belum tentu mulia.
Miskin belum tentu hina.
Tapi bertaqwa sudah pasti mulia.
Allah berfirman :
إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ
Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. (Qs. Al Hujurat, ayat 13).
Jadi baik orang kaya maupun orang miskin kalau bertaqwa sama sama mulia.
Apa yang dimaksud kaya belum tentu Mulia?
Yaitu kalau kaya dari hasil usaha yang halal dan baik maka bisa disebut kata lagi Mulia.
Tapi kalau kaya dari hasil usaha yang haram maka disebut kaya tapi tercela, terhina dan berdosa.
Namun kalau ditanya, siapa yang lebih bahagia ?
Orang kaya yang lebih bahagia.
Kenapa ? Karena orang kaya bisa memenuhi segala macam kebutuhannya di dunia ini.
Tapi di akhirat orang miskin lebih beruntung.
Kenapa ?
Karena orang miskin lebih cepat masuk surga, sedangkan orang kaya lama hisabnya. (Hadits).
JANGAN risaukan Dunia karena Dunia milik Allah
JANGAN risaukan Rezeki, karna Rezeki Allah yang beri
JANGAN risaukan esok karena esok Allah akan tentukan
RISAULAH pada diri kita, Apakah kita sudah membuat Allah Ridho???
BILA Allah Ridho, Allah akan cukupkan semua keperluan kita...
Aamiin
(Anies Baswedan)
Kamis, 02 Mei 2024
DOA MOHON PERLINDUNGAN
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْئً فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat). Dan Dia Maha Mendengar lagi Mengetahui.
أَعِيذُكَ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ، مِنْ كُلِّ شَيْطَانِ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لامة
.
Aku mohon perlindungan (kepada Allah SWT) untuk kamu (si bayi) denebut kalam Allah yang sempurna dari tiap-tiap godaan setan dan binatang berbisa, serta dari memandang rendah.
Featured Post
JADILAH SEPERTI MUSAFIR
source image: detik.com عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ أَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَل...
-
AKHLAK MATERI KULIAH AKHLAQ A. Pendahuluan 1. Pengertian Akhlaq 2. Sumber akhlaq 3. Ruang Lingkup Akhlaq 4. ...
-
1 – ALAM RUH Allah menciptakan ruh (Qs.38 ayat 71-72, Qs 32 ayat 9) Allahlah yg mengetahui ruh sepenuhnya. Manusia diberikan pengetahuan ...
-
Tauhid dan Urgensinya bagi Kehidupan Muslim a. Pengertian Tauhid; Menurut bahasa tauhid dari kata أَحَدٌ (ahad) artinya esa (satu/tungg...
