Beberapa istilah penting dalam materi perkuliahan AIK
Kata Addin dalam al Quran
(1) Ad-Din = Agama. Firman Allah
إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللّهِ الإِسْلاَمُ . . . -١٩-
Sesungguhnya agama di sisi Allah ialah Islam. (Qs 3/19). Jadi kata addin di sini diartikan agama.
(2) Ad-Din juga diartikan Hari Pembalasa. Disebutkan dalam ayat
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ (4) }
Yang Menguasai hari pembalasan. (Qs 1/4).
Agama Islam disebut juga Agama Allah. Disebutkan dalam ayat berikut :
أَفَغَيْرَ دِينِ اللّهِ يَبْغُونَ وَلَهُ أَسْلَمَ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ طَوْعاً وَكَرْهاً وَإِلَيْهِ يُرْجَعُونَ -٨٣-
Maka mengapa mereka mencari agama yang lain selain agama Allah, padahal apa yang di langit dan di bumi berserah diri kepada-Nya, (baik) dengan suka (secara sadar) maupun terpaksa ? dan hanya kepada-Nya mereka dikembalikan. (Qs.3/83).
Ayat ini menjelaskan :
(1) Agama Islam ini disebut juga agama Allah.
(2) Semua apa yang di langit dan di bumi semua (makhuik ciptaan Allah) semuanya berserah diri. Dari kata Aslama (Islam).
Perhatikan pula ayat berikut :
وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ الإِسْلاَمِ دِيناً فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ -٨٥-
Dan barangsiapa mencari agama selain Islam, dia tidak akan diterima, dan di akhirat dia termasuk orang yang rugi. (Qs.3/85).
Ayat ini menjelaskan, bahwa Agama yang diharapkan untuk diikuti manusia adalah agama Islam, dimana kalau manusia mengikuti agama selain Islam tidak diterima oleh Allah Swt. kalau tidak diterima agamanya berarti tidak diterima : Ibadahnya, tidak diterima amalnya, berarti tidak mendapatkan pahala (balasan)-nya. Sebab itu dalam ayat ini ditegaskan bahwa di akhirat nanti akan merugi. Kenapa ? karena dia tidak membawa bekal berupa pahala (ganjaran) amal.
Juga disebutkan dalam ayat berikut :
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإِسْلاَمَ دِيناً
Pada hari ini (masa haji wada / haji perpisahan) telah Aku Sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku Cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku Ridai Islam sebagai agamamu. (Qs.5/3).
Ayat ini menjelaskan :
(1) Islam adalah agama yang sempurna. Oleh sebab itu tidak perlu ditambah atau dikurangi. Tetapi perlu bahkan penting untuk dipahami.
(2) Islam ini adalah agama yang merupakan nikmat terbesar dari Allah Swt. begitu juga Iman.
(3) Islam adalah agama yang diridhai Allah Swt.
Juga disebutkan dalam ayat berikut :
وَأَنَّ هَـذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيماً فَاتَّبِعُوهُ وَلاَ تَتَّبِعُواْ السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَن سَبِيلِهِ ذَلِكُمْ وَصَّاكُم بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ -١٥٣-
Dan sungguh, inilah jalan-Ku yang lurus. Maka ikutilah! Jangan kamu ikuti jalan-jalan (yang lain) yang akan mencerai-beraikan kamu dari jalan (agama)-Nya. Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu bertakwa (Al-An'am ayat 153).
Ayat ini menegaskan :
(1) Agama Islam (Agama Allah) adalah Jalan yang lurus (cara-cara hidup yang benar).
(2) Allah memerintahkan agar manusia mengikutinya, dan melarang mengikuti jalan-jalan atau cara-cara hidup yang bertentangan dengannya (disebut jalan setan/iblis).
Islam ditujukan kepada dua hal yaitu agama Islam dan umat Islam. Keduanya tak terpisahkan. Pengertian Islam secara umum ialah agama yg di wahyukan kepada para rasul mulai dari nabi Adam 'Alaihissalam (A.S.) sampai kepada nabi Muhammad Sallallahu 'Alaihi Wasallam (SAW). Dan secara khusus agama Islam adalah agama yang diturunkan atau diwahyukan kepada Nabi Muhammad S.A.W. dan ditujukan untuk seluruh manusia dan sebagai rahmatan lil alamin.
Muslim (orang Islam)
Muslimin atau muslimin (orang-orang Islam).
Mukmin (orang yang beriman).
Mukminin atau Mukminin (orang-orang yang beriman.
Muhsin (orang yang berbuat baik/ihsan/beramal shalih).
Muhsinin atau Muhsinin (orang-orang yang berbuat baik dan yaqin bahwa apa yang dikerjakan dilihat dan diawasi oleh Allah dan Malaikat-malaikat-Nya.
Mukhlis (orang yang beramal dengan ikhlas).
Mukhlisun atau mukhlisun (orang-orang yang beribadah atau beramal dengan ikhlas.
Muttaqin (orang yang bertaqwa). Arti taqwa menurut Buya Hamka mengandung arti cinta, kasih, harap, cemas, tawakal, ridha, dan sabar.
Juga berarti berhati-hati dan berani .
Kafir. Kata kafir adalah istilah dalam agama Islam, yang banyak disebutkan dalam Al Quran.. Kata kafir dalam bahasa Arab (bahasa Al-Qur’an) berasal dari kata "kafara-yakfuru-kufran" yang berarti "menutupi". Dikatakan demikian karena orang itu menutup hatinya untuk menerima agama Islam, tidak mau percaya kepada nabi Muhammad, Al Qur'an dan hari Kiamat.
Yang disebut orang kafir itu adalah orang di luar Islam (tidak beragama Islam). Sebagaimana Firman Allah dalam QS. Al-Bayyinah, ayat 6-8
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا أُولَئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ
Sesungguhnya orang-orang kafir yakni Ahli Kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahanam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.
Bahkan ada satu surah yang disebut surah Al Kafirun (surah ke-109).
Kafir Harbi (orang kafir yang memusuhi Islam).
Kafir Dzimmi (orang kafir yang tidak memusuhi Islam dan mendapat perlindungan dari umat Islam dengan membayar jizya (pajak).
Munafik juga istilah yang banyak disebutkan dalam Al Qur'an. Yaitu orang-orang yang suka berdusta (berbohong), khianat dan ingkar janji. Sebagaimana Hadits Nabi SAW menyatakan : tanda orang munafik itu, bila berkata ia dusta, bila berjanji ia ingkar dan bila diberi amanat ia khianat. Al Qur'an menyebutkan dalam QS An-Nisa' ayat 145
اِنَّ الْمُنٰفِقِيْنَ فِى الدَّرْكِ الْاَسْفَلِ مِنَ النَّارِۚ وَلَنْ تَجِدَ لَهُمْ نَصِيْرًاۙ
Sungguh, orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka.
Bahkan ada satu surah yang disebut surah Al Munafiqun
Fasik juga salah satu istilah yang banyak disebutkan dalam Al Qur'an. Dalam Islam, pengertian fasik adalah orang yang keluar dari ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Imam Al-Ghazali dalam karyanya, Kitab Mukasyafatul Qulub, mengatakan, fasik adalah orang yang berbuat durhaka, melanggar janji, serta keluar dari jalan hidayah, rahmat, dan ampunan-Nya.
Orang fasik juga disebut dalam Al-Qur’an orang yang lipa kepada Tuhan.
وَلَا تَكُوْنُوْا كَالَّذِيْنَ نَسُوا اللّٰهَ فَاَنْسٰىهُمْ اَنْفُسَهُمْۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْفٰسِقُوْنَ
Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, sehingga Allah menjadikan mereka lupa akan diri sendiri. Mereka itulah orang-orang fasik. (QS. Al-Hasyr ayat 19).
Zalim, dzalim atau bitulis dolim artinya melampaui batas. Tindakan atau perkataan yang melampaui batas.
Firman Allah dalam Al Qur'an : Mereka berkata, “Perlihatkanlah Allah kepada kami secara nyata.” Maka mereka disambar petir karena kezalimannya (QS. An-Nisa ayat 153).
Al-Mujrimun (orang-orang yang berdosa). Juga istilah yang banyak disebutkan dalam Al Qur'an, antara lain dalam Surah Ar-Rahman ayat 43
هٰذِهٖ جَهَنَّمُ الَّتِيْ يُكَذِّبُ بِهَا الْمُجْرِمُوْنَۘ
Inilah neraka Jahanam yang didustakan oleh orang-orang yang berdosa.
Islamofobia adalah suatu ketakutan terhadap Islam yang didasarkan kepada prasangka buruk karena tidak mengenal agama Islam secara benar atau secara keseluruhan (kaffah) seperti yg diperintahkan dlm Al Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 208
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا ادْخُلُوْا فِى السِّلْمِ كَاۤفَّةً ۖوَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ
Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu.
Ada pula pendapat yg mengatakan bahwa Islamophobia itu adalah direkayasa atau sengaja diciptakan oleh orang-orang orientalis untuk menimbulkan ketakutan terhadap orang-orang yg tidak mengenal Islam untuk menimbulkan kebencian terhadap Islam dan umat Islam.
Orientalis yaitu orang-orang Barat (orang Amerika & Eropa) yg sengaja mempelajari Islam bukan untuk mengenal secara baik dan bukan untuk mengamalkannya tetapi hanya untuk mencari-cari kelemahan dan untuk menjatuhkan atau menjelek-jelekkan agama Islam dan umat Islam. Mereka itulah yg menuduh agama Islam dan umat Islam sebagai teroris, radikal, fanatik, dsb. Dalam kenyataannya hal ini banyak juga dilakukan oleh orang-orang Islam sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar