Ivmam Ahmad bin Hambal Rahimakumullah (murid Imam Syafi'i) di kenal juga sebagai Imam Hambali. Dimasa akhir hidupnya beliau bercerita;
Islam itu indah, agama Rahmat bagi semesta alam, pembawa keselamatan bagi siapapun yang menaatinya
Kamis, 03 Februari 2022
Keajaiban Istighfar
Senin, 31 Januari 2022
Kisah Sya'ban radhiallahu 'anhu, sahabat Rasulullah
(Kisah dikutip dan diedit idari Republika .co. id) .
Senin, 24 Januari 2022
Bisnis NFT sama dengan Bisnis Monyet?
Pidato Pertama Abu Bakar Assiddiq
"Amma ba'du ... Wahai manusia ! Aku dipilih untuk memimpin kalian. Jika aku benar, bantulah aku. Jika aku salah, luruskanlah aku. Kejujuran adalah Amanah. Kebohongan adalah Khianat."
"Orang lemah dari kalian adalah orang kuat bagiku, sehingga aku mengambilkan hak untuk yang lemah, Insyaa Allah. Orang kuat dari kalian adalah lemah bagiku sampai haknya aku ambil untuk yang lemah, Insyaa Allah."
"Tidaklah seseorang meninggalkan Jihad fi sabilillah kecuali akan direndahkan oleh Allah Subhanahu waya'ala. Tidaklah tersebar perbuatan nista pada suatu kaum kecuali Allah akan menebarkan balasan kepada mereka. Taatilah aku selama aku taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Jika aku melanggar ketetapan Allah dan Rasul-Nya, janganlah kalian taat kepadaku. Cukup demikian yang bisa aku sampaikan, semoga Allah mengampuniku dan mengampuni kalian semua."
Catatan :
Begitu menariknya Pidato Abu Bakar Assiddiq ra, kepemimpinan yang ia janjikan demikian berbeda dari yang ada dikepala orang-orang ketika itu. Tak semacam Khosrou di Persia atau Kaisar di Roma. Sebab setiap "Raja" terbebas dari Kesalahan. Tak boleh ditentang dan selalu benar. Mereka dikelilingi para pendeta yang memanipulasi fatwa ketuhanan.
Namun, ini Abu Bakar. Dalam kata-katanya, dia bahkan meminta diluruskan jika berbuat kesalahan. Dia merendahkan diri untuk melayani. Bahkan, dia mempersilahkan rakyatnya menolak taat jika Sang Pemimpin sembarangan bertindak. Akankah ummat benar-benar akan membuktikannya kelak ?
Seseorang diruangan itu yang kini begitu dekat dengan Abu Bakar, mengangkat tangannya. "Engkau benar, wahai Khalifah Allah."
Abu Bakar tersenyum, menepuk bahu orang itu sembari berkata lembut, "Saudaraku, aku bukanlah Khalifah Allah, tetapi Khalifah Rasulullah."
Tulisan : *Haedar Rangka* (Dikutip dari Buku Novel Biografi MUHAMMAD Para Pengeja Hujan by : Tasaro GK).
Jumat, 21 Januari 2022
Mata Uang Kripto
Senin, 17 Januari 2022
Nabi Muhammad Saw. Dan Pengemis Yahudi Buta
Sabtu, 15 Januari 2022
Keajaiban Membaca Basmalah
Ada seorang perempuan tua yang taat beragama, namun suaminya seorang yang fasik, tidak mau mengerjakan kewajipan agama dan tidak mau berbuat kebaikan.
Featured Post
JADILAH SEPERTI MUSAFIR
source image: detik.com عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ أَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَل...
-
AKHLAK MATERI KULIAH AKHLAQ A. Pendahuluan 1. Pengertian Akhlaq 2. Sumber akhlaq 3. Ruang Lingkup Akhlaq 4. ...
-
1 – ALAM RUH Allah menciptakan ruh (Qs.38 ayat 71-72, Qs 32 ayat 9) Allahlah yg mengetahui ruh sepenuhnya. Manusia diberikan pengetahuan ...
-
Tauhid dan Urgensinya bagi Kehidupan Muslim a. Pengertian Tauhid; Menurut bahasa tauhid dari kata أَحَدٌ (ahad) artinya esa (satu/tungg...
